FOREX/GOLD Trading: Ide Taktis dalam Bisnis Paling Demokratis
Tidak cukup hanya bermodal setumpuk uang dalam menjalankan bisnis. Mengingat ketatnya kompetisi usaha, seorang pebisnis harus pula memperhitungkan ide bisnis sebagai hal yang tak terpisahkan.
Komposisi modal dan ide bisnis yang brilian tentunya akan membuahkan hasil yang memuaskan. Bagaikan matematika, keduanya harus dikalkulasi agar hasil akhirnya tepat.
Sekarang, mari kita berandai-andai memiliki uang senilai Rp 50 juta. Apa yang akan dilakukan dengan uang tersebut? Dalam benak, ada keinginan memiliki rumah makan atau kafe, tapi usaha tersebut sudah tak terbilang jumlahnya. Mulai warung tenda di pinggir jalan sampai yang dikembangkan dengan sistem waralaba, sudah berjejal di mana-mana.
Lagi pula, dalam bisnis tersebut, pemiliknya tidak cukup bermodalkan uang. Tapi, ada hal lain yang berperan untuk mendukung berjalannya usaha. Tentunya, pemilik usaha membutuhkan pegawai, tempat usaha, peralatan pendukung, dan belum lagi memikirkan strategi pasar, promosi, kinerja karyawan, suplier produk, plus hal lain yang bersangkutan dengan perkembangan perusahaan.
Komposisi modal dan ide bisnis yang brilian tentunya akan membuahkan hasil yang memuaskan. Bagaikan matematika, keduanya harus dikalkulasi agar hasil akhirnya tepat.
Sekarang, mari kita berandai-andai memiliki uang senilai Rp 50 juta. Apa yang akan dilakukan dengan uang tersebut? Dalam benak, ada keinginan memiliki rumah makan atau kafe, tapi usaha tersebut sudah tak terbilang jumlahnya. Mulai warung tenda di pinggir jalan sampai yang dikembangkan dengan sistem waralaba, sudah berjejal di mana-mana.
Lagi pula, dalam bisnis tersebut, pemiliknya tidak cukup bermodalkan uang. Tapi, ada hal lain yang berperan untuk mendukung berjalannya usaha. Tentunya, pemilik usaha membutuhkan pegawai, tempat usaha, peralatan pendukung, dan belum lagi memikirkan strategi pasar, promosi, kinerja karyawan, suplier produk, plus hal lain yang bersangkutan dengan perkembangan perusahaan.





