Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Tipe Trader: Swing Trader, Day Trader & Scalper

Setiap orang memiliki type tradingnya sendiri-sendiri. Hal ini dikarenakan keterbatasaan waktunya tidak dapat melihat harga setiap saat. Sehingga memilih untuk bersikap lebih pasif seperti layaknya kebijakan seoarang Warren Buffet. Ada juga beberapa orang yang memiliki waktu dan akses yang cukup sehingga memungkinkannya untuk memantau pergerakan harga dan mencoba mengambil profit semaksimal mungkin dalam dunia forex. Dengan demikian dia mencoba tradingnya dengan membuka posisi harian.  Dalam dunia trading ada beberapa gaya trader seperti sbb yaitu, Swing Trader, Day Trader & Scalper:

1. Swing Trader
Merupakan mereka yang memutuskan trading dengan cara yang pertama. Para Swing trader cenderung untuk menahan posisinya hingga berhari-hari, berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Bahkan ada yang menahan posisinya hingga satu tahun! Trader dengan pola seperti ini cenderung untuk menunggu sampai harga berada pada posisi terbaiknya baru kemudian membidik dengan membuka sejumlah  lot dan menempatkan target profit cukup besar. Biasanya mereka membuka posisi hanya pada kondisi yang sangat ekstrim dimana harga sudah sangat tinggi atau harga sudah sangat rendah menurut history pergerakan dalam beberapa minggu terakhir. Dikarenakan kondisi demikian tidak terlalu sering terjadi maka sekali mereka mendapatkan kesempatan tersebut maka target yang dikejar pun sangat besar dan juga diimbangi dengan dana yang cukup untuk menahan pergerakan harga karena biasanya mereka menentukan titik Stop Loss yang juga lumayan besar. Itu sebabnya para Swinger seringkali memulai trading mereka dengan modal lumayan seKitar $3000 untuk sebuah mini trading.

Para Swinger lebih sering menggunakan time frame harian atau 4h untuk menentukan trend jangka panjang mereka. Untuk pengambilan keputusan Buy atau Sell, biasanya mereka cukup menggunakan grafik 1h saja. Maksudnya begini: pada saat mereka hendak mencari saat yang pas untuk membuka posisi maka mereka akan membuka chart 1D atau 4H mereka. Kemudian mereka menentukan trend apakah yang sedang terjadi ketika pada grafik 1D tersebut. Jika trend menunjukkan situasi dengan menuju uptrend maka mereka hanya akan mencari posisi Buy dan tidak akan membuka posisi Sell sama sekali.

Selanjutnya mereka akan mencari waktu yang tepat untuk membuka posisi. Caranya adalah dengan menunggu grafik H1 berada pada arah yang sama dengan D1. Artinya jika D1 menunjukkan arah naik maka Swinger akan menunggu waktu dimana H1 juga menunjukkan arah yang naik. Setelah itu posisi Buy pun dilakukan. Ketika mereka masuk maka biasanya mereka akan menentukan berapa target profit mereka. Rata-rata trader dengan tipe seperti ini akan mengejar target profit di atas 100 points sehingga membutuhkan beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mencapainya.

Hal lainnya yang perlu diketahui adalah para Swinger ini bahkan tidak segan-segan melakukan aksi counter trend hanya untuk mengambil pembukaan posisi. Misalnya ketika harga sudah mencapai daerah jenuhnya (katakanlah Overbought) maka mereka tidak takut untuk mengambil posisi Sell meskipun trend kenaikan belum berakhir. Anggapan mereka adalah demi menghemat waktu dikarenakan mereka kebanyakan tidak menyukai memantau grafik mereka terus-terusan. Itu sebabnya mereka memiliki modal yang cukup besar untuk menahan pergerakan harga demikian dengan asumsi bahwa tidak lama lagi harga akan bergerak turun meskipun pada saat ini masih sedang dalam trend naik.

Kelebihan dari bertrading dengan model seperti ini adalah pertama ada pada analisa yang relatif lebih mudah. Perlu diketahui bahwa semakin besar time frame yang Kita gunakan maka akan semakin mudah bagi Kita untuk memprediksi pergerakan harga. Sebaliknya semakin kecil time frame yang digunakan maka akan semakin sulit bagi Kita untuk memprediksi pergerakan dengan benar. Hal ini dikarenakan dengan time frame yang lebih kecil grafik seringkali lebih bergerigi (  whipsaw) sehingga sulit membaca trend utamanya.

Kemudahan lainnya adalah pada sisi tekanan psikologis. Dikarenakan para Swinger menggunakan time frame yang lumayan besar maka biasanya mereka tidak perlu memantau pergerakan grafik setiap jam atau setiap menit. Cukup hanya sekali dalam satu hari pun tidak masalah. Akibatnya mereka akan lebih nyaman secara psikologis dan terhindar dari tekanan pasar di setiap pergerakannya. Well happier life, isn’t it? Dan dengan alasan yang sama mereka pun biasanya dapat melakukan aktivitas sehari-hari mereka selain trading dengan baik.
Kekurangannya? Tentu saja ada! Kekurangan yang paling mendasar dalam bertrading dengan pola Swing seperti ini adalah di permasalahan modal. Anda tidak dapat melakukan Swing trading hanya dengan modal $500! Dikarenakan Stop Loss yang dikenakan cukup panjang maka biasanya mereka membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk bertrading. Paling tidak $2000. Itu pun sudah sangat minimal sekali. Belum lagi jika mereka bermain tidak cukup hanya dengan 1 lot saja untuk satu kali pembukaan posisi, maka modal yang disertakan bisa mencapai beberapa kali lipat mulai $4000 bahkan hingga puluhan ribu Dollar.
Persoalan kedua dalam swing trading adalah ada pada kesempatan yang diperoleh. Seringkali para Swinger ini tidak dapat membuka posisi sementara trader tipe lain seperti Day Trader atau Scalper dapat menangguk keuntungan pada pergerakan yang ada. Penyebabnya adalah kesempatan bagi para Swinger jauh lebih sedikit dibanding para trader tipe lain. Itu disebabkan mereka harus menunggu harga berada pada kedua titik ekstrim untuk membuka posisi. Ketika harga sedang bermain di garis mediannya (garis tengah) maka mereka tidak dapat melakukan apa pun selain menunggu. Pekerjaan yang membosankan!

2. Day Trader merupakan trader dengan model harian. Biasanya trader tipe ini akan membuka posisinya dan menutup dihari yang sama. Paling lama hanya dalam kisaran beberapa hari dan sangat jarang melewati minggu yang berjalan. Maksudnya sebisa mungkin mereka akan menutup posisi mereka sebelum awal minggu berikutnya dimulai. Jadi jika mereka membuka posisi hari Kamis maka sebelum Sabtu pagi mereka akan menutup posisi mereka karena mereka tidak menyukai menunggu hingga hari senin dimana pola dan trend baru sedang terjadi.

Nah para Day Trader ini biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trendnya. Sedangkan untuk eksekusi harian mereka lebih suka menggunakan time frame 15M.

Dikarenakan time frame dan waktu trading yang singkat, target profit mereka pun tidaklah terlalu besar. Hanya ada dalam kisaran dibawah 100 points. Kebanyakan adalah seKitar 30-50 points. Namun justru dikarenakan target profit mereka tidak terlalu besar maka mereka dapat melakukan pembukaan posisi beberapa kali dalam satu harinya. Bahkan Saya pernah bertemu dengan seorang day trader yang bertrading hingga 13 lot dalam satu hari padahal deposit awal yang dia masukkan hanya sebesar $500!! Ini tergolong day trader yang sangat aktif.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika seseorang melakukan day trader. Hal terutama adalah pada deposit awal yang dilakukan. Seorang day trader dapat memulai hanya dengan modal $1000 saja. Bahkan beberapa yang sudah mahir bertrading mampu mengembangkan dananya hingga ratusan persen dalam beberapa bulan padahal mereka memulai hanya dari sebesar $500 saja. Meskipun demikian memang tidak disarankan memulai trading hanya dengan modal $500 dikarenakan besarnya  resiko yang mungkin terjadi jikalau Anda adalah seorang pemula. Bagaimana pun modal tidak bisa dibohongi. Apakah kalian setuju dengan Pak Guru anak-anak?

Manfaat lain ketika Anda melakukan trading dengan pola day trader adalah pada banyaknya kesempatan yang bisa diambil. Dikarenakan target profit yang dikejar tidak lebih dari 100 points, kesempatan ini dapat timbul hampir setiap hari diberbagai jenis pasangan mata uang utama. Jikalau Anda cukup pAndai, entahkah harga sedang berada dalam gelombang naik atau turun, seorang day trader mampu mendapatkan profit dari sana. Para day trader tidak terlalu memusingkan akan trend jangka panjang seperti seorang Swinger. Hal ini disebabkan bagi mereka trading adalah hari ini. Dengan melihat pergerakan hari ini maka itulah kondisi market yang bisa diambil. Itu sebabnya mereka menggunakan time frame yang relatif lebih pendek seperti 15M atau 10M.

Kekurangan dalam trading dengan pola seperti ini tentu saja ada. Jika pada seorang Swinger kelebihannya ada pada mudahnya pengontrolan posisi dah harga, hal ini justru menjadi kendala seorang day trader. Seorang day trader harus cukup kuat memantau pergerakan harga beberapa kali setiap harinya. Jikalau tidak demikian mereka dapat kehilangan kesempatan mereka dalam pembukaan posisi. Hal in berimbas pada besarnya kemungkinan seorang day trader mengalami tekanan psikologis yang diakibatkan perubahan harga dari detik ke detik. Anda yang sudah pernah membuka real  account atau sedang menjalankan real account tahu maksud Saya. Pada real account, titik psikologis memegang peranan yang sangat penting jauh melebihi tekanan mana pun.

Kekurangan lainnya adalah pada kelebihan seorang day trader yaitu derajat keaktifannya. Semakin aktif seseorang membuka posisi maka resiko yang ditempuh juga akan semakin besar. Jadi alih-alih mendapatkan profit, seorang day trader yang tidak mahir membaca grafik acapkali mengalami loss dalam jumlah cukup besar dalam waktu yang singkat.

3 ScalperScalping berasal dari bahasa Inggris (scalp) yang artinya adalah kutu loncat. Nah trading dengan tipe scalping memang kurang lebih menganut paham ini. Tanpa bermaksud merendahkan para Scalper dunia, mereka seringkali memanfaatkan situasi pergerakan harga yang sangat kecil dan tiada artinya bagi seorang Swinger. Bagi mereka, keuntungan 10-15 points sehari adalah sudah cukup yang penting adalah stablitasnya.

Maksudnya begini: Dengan mengambil keuntungan sekecil itu, para Scalper berpandangan bahwa hal tersebut jauh lebih mudah dibandingkan mengejar keuntungan 100 points dalam satu kali tradenya. Seringkali mereka juga mengambil jumlah lot yang jauh lebih banyak untuk satu kali pembukaan posisi dibandingkan para trader kebanyakan. Andaikata dengan modal $2000 seorang Swinger membuka lot hanya sebanyak 2 lot dalam satu kali transaksi, para Scalper dapat membuka posisi hingga 5 kali lipatnya! Bagaimana jika terjadi margin call? Nah titik margin call itu bagi mereka adalah titik Stop Loss mereka! Namun sebaliknya ketika profit sebesar 10 points mereka peroleh, bayangkan saja 10 x 5 = 50 lot. Sama bukan dengan seorang day trader? Tapi kali ini jauh lebih mudah karena hanya mengincar 10 points saja. Belum lagi dikarenakan hanya mengincar profit 10 points saja, mereka dapat membuka posisi berkali-kali hingga puluhan kali dalam satu hari. Hmm… betapa aktifnya mereka!

Seorang scalper biasanya menggunakan time frame 1H dan 5M dalam trading mereka. 1H berguna untuk menentukan major trend yang sedang terjadi sedangkan 5M digunakan sebagai penentu eksekusi.

O ya, bagi seorang scalper,  spread sangat penting peranannya bagi mereka. Para scalper sering kali mencari pialang dengan spread yang sangat kecil. Semakin kecil akan semakin baik dikarenakan bagi mereka selisih 1-2 points saja sangat penting artinya. Itu sebabnya mereka biasa bertrading pada pialang luar seperti Alpari, FXDD, AAAfx (bukan promosi lho hehehehe).

Kelebihan dari trading dengan model seperti ini adalah mudahnya Kita mendapatkan profit yang Kita kejar. Pergerakan 10 points bahkan dapat dicapai ketika pasar sedang sangat-sangat sepi dan bursa London dan Newyork sedang tutup! Keaktifan Kita membuka posisi juga tentunya jauh lebih besar dibandingkan seorang Day Trader apalagi Swinger. Modal yang disertakan juga tidak perlu besar-besar sekali. $1000 sudah lebih dari cukup. Bahkan $500 pun tidak masalah.

Kekurangannya? Ada. Permasalahan paling utama adalah menentukan titik Stop Loss yang akan diambil. Dengan target profit hanya 10 points maka jika Kita mau yang berimbang maka SL Kita pun harus sama besarnya yaitu 10 points. Tapi masalahnya sama seperti target 10 points dapat tercapai dengan mudah maka batas Stop Loss sebesar 10 points pun tidak kalah mudahnya.

Kalau begitu bagaimana kalau SL Kita tentukan sebesar 30 points? Bukankah jadi lebih mudah mencapai profit sementara SL menjadi jauh lebih longgar? Benar. Namun 3 x Anda profit dalam 1x loss saja semuanya sudah impas.

Nah kalau Scalping tanpa SL bagaimana? Ini juga tidak kalah sulitnya. Memang akan jauh lebih mudah mencapai profit. Tapi coba bayangkan Anda harus menunggu berhari-hari karena posisi Anda terfloating negatif tapi ketika Anda profit Anda hanya mengambil 10 Points saja! Bukankah itu aneh? Resiko yang Kita tanggung adalah sampai tingkat Margin Call dimana nyaris semua dana Kita hilang tetapi keuntungan yang Kita ambil hanya 10 points! Benar-benar tidak masuk akal.


Ok itu adalah berbagai macam metode trading yang digunakan para trader di dunia. Perlu dipahami disini bahwa tidak ada satupun metode trading yang telah disebutkan diatas lebih baik dibandingkan metode lainnya. Setiap metode memiliki orang-orang suksesnya sendiri yang telah mencoba metode tersebut bertahun-tahun. Namun juga ada saja yang merugi karenanya.
Kunci disini adalah menemukan metode trading yang tepat bagi diri Anda sendiri. Coba tanyakan pada diri Anda sendiri berapa banyak waktu dan modal yang Anda miliki? Apakah Anda seorang yang sibuk dalam pekerjaan sehari-hari? Jika ya maka bergabunglah dengan para Swingers. Atau jika Anda senang dengan sebuah petualangan, bergabunglah dengan Scalpers. Tidak ada masalah sama sekali. Sepanjang itu sesuai dengan kepribadian Anda maka itu akan benar-benar berguna.

Yang perlu ditekankan disini adalah penggunaan multiple time frame akan sangat membantu Anda dalam menentukan kondisi yang sedang terjadi di market. Satu kunci sederhana dalam menentukan time frame adalah: time frame yang lebih kecil selalu akan menuruti time frame yang lebih besar. Ini penting untuk Anda pahami. Andaikata Anda menemukan grafik H1 Anda menunjukkan arah turun dan sebaliknya D1 Anda menunjukkan arah naik maka adalah baik untuk menunggu sampai keduanya searah. Atau jikalau Anda pun memaksa untuk membuka posisi maka ikutilah time frame yang lebih besar! Karena dalam hitungan beberapa jam ke depan harga memang akan turun tetapi dalam hitungan hari harga akan terus naik dan naik! (www.novry.com)

FOREX/GOLD Trading: Ide Taktis dalam Bisnis Paling Demokratis

Tidak cukup hanya bermodal setumpuk uang dalam menjalankan bisnis. Mengingat ketatnya kompetisi usaha, seorang pebisnis harus pula memperhitungkan ide bisnis sebagai hal yang tak terpisahkan.

Komposisi modal dan ide bisnis yang brilian tentunya akan membuahkan hasil yang memuaskan. Bagaikan matematika, keduanya harus dikalkulasi agar hasil akhirnya tepat.
Sekarang, mari kita berandai-andai memiliki uang senilai Rp 50 juta. Apa yang akan dilakukan dengan uang tersebut? Dalam benak, ada keinginan memiliki rumah makan atau kafe, tapi usaha tersebut sudah tak terbilang jumlahnya. Mulai warung tenda di pinggir jalan sampai yang dikembangkan dengan sistem waralaba, sudah berjejal di mana-mana.

Lagi pula, dalam bisnis tersebut, pemiliknya tidak cukup bermodalkan uang. Tapi, ada hal lain yang berperan untuk mendukung berjalannya usaha. Tentunya, pemilik usaha membutuhkan pegawai, tempat usaha, peralatan pendukung, dan belum lagi memikirkan strategi pasar, promosi, kinerja karyawan, suplier produk, plus hal lain yang bersangkutan dengan perkembangan perusahaan.

Memilah dan Memilih Broker Untuk Trading

Setelah kita memutuskan untuk menjadi trader online, Maka kita perlu memilih broker tempat kita melakukan trading. Ratusan Broker bertebaran di dunia maya ini dengan fasilitas  serta layanan yang disediakan yang oleh broker tersebut.

Menurut fungsinya Broker adalah suatu badan usaha yang mempertemukan / memfasilitasi antara Trader dan Buyyer.  Broker  memiliki fungsi yang strategis. Sebagai perantara , peran mereka sangat besar. Mereka memiliki informasi komoditi yang ditawarkan.  Seperti halnya Forex, CFD,  dan Future.

Dalam kasus Trading onliene Seringkali  adanya transaksi yang mengecewakan dan tidak sesuai dengan platform serta  layanan yang  dijanjikannya sebelumnya. Hal inilah yang menimbulkan ketidak percayaan trader terhadap  broker  tersebut sehingga menuduhnya Scam.

Sebelum kita melakukan registrasi atau pembukaan account ada baiknya kita mencari tahu kredibilitas broker yang bersangkutan. Jangan sampai kita tergoda dengan layanan dan  iming-iming  yang menjanjikan. Adapun biasanya iming-iming yang menjanjikan itu adalah tambahan bonus ketika melakukan deposit.

Sebelum  melakukan registrasi atau trading coba perhatikan hal ini ,

Memilih Waktu Yang Tepat Untuk Open Posisi

Open Posisi Ketika Terjadi Koreksi Harga

Salam Hangat buat semuanya. Pada kali ini aku akan coba membahas apa yang dulu pernah membuat saya bingung. Yaitu kapan waktu yang tepat buat memulai open posisi (buy/sell), soalnya selalu kena floting besar padahal cma ambil take profit kecil, atau bahkan sering terkena stop loss. Mungkin rekan-rekan trader semua jg pernah mengalami hal serupa atau bahkan sedang mengalaminya. Hehehehehehe. Mau ambil TP 20-30 pip aja masak harus ke-floting hingga 100 pip. Kan bikin jantung deg deg serrrrr.

Lalu bagaimana caranya, setelah mencari jawaban kesana kemari akhirnya didapatlah cara cukup manjur dan masih saya pergunakan. Yaitu dengan memanfaatkan koreksi harga ketika dalam keadaan tranding. Baik itu UpTrend maupun DownTrend, karena harga tidak akan bergerak dalam satu garis lurus. Harga akan selalu mengalami koreksi untuk kemudian melanjutkan trend nya kembali. Nah bagaimana kah caranya. Caranya adalah menggunakan indicator Fibonacci Retracemen. Indicator ini sebenernya udah di bahas di artikel sebelumnya oleh greenpips-seeker. Semoga tulisan saya ini bisa melengkapi tulisan sebelumnya. Karena ada sedikit perbedaan dalam penggunaan Indikator Fibonacci Retracemen.

Tetep, sebelum kita bahas lebih jauh kita cari tau dlu sejarah dari indicator ini. Singkat saja.
FIbonacci Number adalah angka urutan matematis yang diperoleh dari penjumlahan 2 angka pendahulunya (contoh:1,1,2,3,5,8,13,21,34,55,89,144..dst). Ditemukan kembali oleh Leonardo Da Pisa atau Fibonacci (Son of Bonacci) pada abad ke 13.

Pembagian angka dengan sebelumnya akan menghasilkan kisaran 1.618, terutama setelah urutan angka 55 (89/55=1.61818). Dan pembagian angka kedepan akan menghasilkan kisaran 0.618 (55/89=0.618). Angka ini yang kemudian disebut sebagai the golden ratio atau phi.

Pilah Pilih Pair

Dalam ber-trading, biasanya setiap trader punya pairs favorit yang menjadi andalan. Malahan, ada temen trader yang mengaku, saking cintanya pada satu pair tertentu, dia tetap setia dengan pair itu, meskipun dah bikin dia MC berkali-kali. Hehehe… Cheesy

Memilih pair memang bisa jadi keasyikan sendiri. Biasanya sebelum menjatuhkan pilihan pada satu pair, kita perlu lebih dulu melakukan pengamatan terhadap pairs yang ada. Setelah merasa ada yang menarik, kita bisa mulai dengan perkenalan dan pendekatan terhadap pair tersebut. Yah, mirip-miriplah dengan kita mencari pasangan atau jodoh… hehehe…

Untuk menemukan pair yang bisa dijadikan andalan, kita memang perlu mengenal “watak” dari pair tersebut, karena pair seperti halnya manusia, masing-masing punya watak yang berbeda. Nah, kita perlu mengenal watak dasar dari pair tersebut untuk kemudian menemukan, mana pair yang paling cocok dengan trading style dan juga mungkin karakter kita sendiri.

FOREX SEBAGAI JUDI UNTUK MENJADI KAYA

Ada tambahan dua kata di belakang judul di atas yang kelupaaan....(atau kere!)
Teman saya mengatakan kepada saya bahwa dia ingin menerjuni dunia Forex dengan lebih serius ! Dan saya mengenal dunia forex darinya... kira – kira 5 bulan yang lalu.
Hari – harinya dimulai dengan virtual/demo account. Hampir tiap hari dia mengamati pergerakan grafik mata uang di komputernya. Modal virtualnya $100.000 dan setelah tiga bulan menjadi $300.000. Berarti tiap bulan dia profit 100% ! Gila nggaak ?
Di bulan ke-empat dia memutuskan untuk bermain riil. Memasukan dana segarnya ke dunia Forex. Dan betapa senang hatinya karena di bulan ke lima modalnya sudah kembali. Awalnya adalah $100 dan berkembang menjadi $200. Maka, semakin kenceng dia menyemangati saya untuk mengikuti jalannya hidupnya...
Pertengahan bulan ke lima...terjadilah tragedi itu !
Dalam waktu semalam $250 miliknya menjadi $0. Karena salah prediksi. Dan inilah yang benar, semakin sering kita berhasil, maka semakin percaya diri kita. Percaya dengan prediksi kita, percaya dengan kemampuan belajar kita selama 5 bulan ini. Padahal untuk menjadi ahli dalam suatu bidang dibutuhkan waktu 3 – 5 tahunan. Apa lagi penyebabnya jika bukan karena dunia yang serba instan ini !
FOREX SEBAGAI ILMU UNTUK MENJADI KAYA
(dan seperti diatas, ada dua kata yang kelupaan.....dengan belajar)
Mengapa saya berani menyebutkan kalau forex itu bukan judi dan adalah sebuah ilmu ? Pertama, karena itu adalah keyakinan saya pribadi atau sudut pandang saya. Kedua, karena forex bisa dipelajari dan diprediksi.
Secara kebetulan...saya bertemu dengan seorang teman lama yang telah mengalami asam manisnya dunia Forex. Manisnya karena dia bisa profit 500% dalam waktu satu bulan. Asamnya karena dalam waktu semalam kehilangan modalnya, gajinya, dan masih ada tambahan utang. Parah ? Asli....makan tak nyenyak tidur tak enak.
Guru forex saya ini yang memberikan sudut pandang lain mengenai forex. Bahwa Forex bisa dipelajari dan di-prediksi. Harus banyak belajar teori dan praktek. Namun yang paling penting di dunia ini adalah mental. Bagaimana kita bisa menahan diri untuk tidak serakah dan berbesar hati ketika mengalami kerugian. Atau bahasa kerennya No Fear and No Greed !
Forex itu 20% ilmu dan 80% sikap! Karena itu dunia Forex adalah dunia yang bener – bener disiplin! Jangan memakai perasaan...perasaan bahwa harga akan naik lagi atau perasaan tunggu 5 menit lagi, jangan berpikiran siapa tahu pasar akan.....
Ini adalah sudut pandang yang saya yakini....forex adalah ilmu yang membuat wapan ini menjadi kaya. Untuk itu saya harus berusaha, banyak mempelajari di virtual/demo account, banyak membaca teori mengenai forex, dan banyak mencoba !
Akhir dari sebuah perjalanan
Inti yang ingin saya sampaikan di sini adalah cara pandang kita terhadap Forex. Jangan memandang forex sebagai judi karena pada akhirnya, perjudian akan membawa kita kepada kemelaratan. Faktanya adalah tidak ada orang yang kaya karena berjudi. Mereka yang kaya karena judi adalah mereka yang menjadi bandar judi.
Dunia boleh instan, tetapi tidak semuanya bisa di-instan-kan juga. Salah satunya adalah dunia pekerjaan. Tidak ada usaha yang dalam satu malam langsung membuat kita kaya, atau supaya saya tidak melebih-lebihkan, “Tidak ada usaha yang dalam satu tahun membuat kita kaya....kecuali...bapak dan ibu kita memang orang kaya!”
Jika anda ingin menjadikan forex sebagai pekerjaan utama atau mungkin sebagai pekerjaan sampingan...maka saran saya, pelajari forex dengan baik! Pandang forex sebagai ilmu ! Sesuatu yang bisa dipelajari dan di prediksi ! Karena ilmu yang telah kita dapatkan dari Forex bisa digunakan seumur hidup kita. Jangan pernah masuk ke Forex bila anda tidak mempunyai kemungkinan menang diatas 80% ! Bagaimana caranya supaya bisa mempunyai keyakinan 80% menang....? Tidak ada cara instan selain mempergunakan setiap waktu kita untuk mempelajarinya... (sumber www.wapannuri.com)